TJF Luncurkan Buku Ilustrasi Petani Kelapa Indragiri Hilir untuk Perkaya Pembelajaran Kontekstual

06 Juli 2026 18:51

TJF Luncurkan Buku Ilustrasi Petani Kelapa Indragiri Hilir untuk Perkaya Pembelajaran Kontekstual

Jakarta, 2 Juli 2026 – Di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, komunitas petani kelapa telah lama mengelola lahan gambut sebagai sumber penghidupan utama mereka, jauh sebelum isu gambut menjadi perbincangan nasional. Praktik ini, meski bertahan lintas generasi, belum banyak terdokumentasikan maupun diangkat ke ruang diskusi publik yang lebih luas. Berangkat dari kondisi tersebut, Tay Juhana Foundation (TJF), bersama Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) dan Yayasan Transformasi Bhakti Negeri (TBN Indonesia), menyelenggarakan gelar wicara bertajuk Knowledge from the Ground Up: Belajar dari Ketangguhan Lokal” sekaligus meluncurkan buku ilustrasi Serial dari Indragiri Hilir: Pak Kelapa dan Tanah Gambut pada Kamis, 2 Juli 2026, di MAXY AI Hub, Jakarta Selatan.

Buku ilustrasi yang diluncurkan pada gelar wicara ini merupakan hasil kerja sama antara TJF dan Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) sebagai mitra TJF di Indragiri Hilir, yang menerjemahkan temuan riset dan cerita lapangan menjadi narasi yang lebih dekat dan dapat diakses lintas generasi, khususnya anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah. Buku ini hadir sebagai upaya untuk mendokumentasikan dan membagikan pengetahuan yang selama ini hidup dalam praktik sehari-hari komunitas petani gambut di Indragiri Hilir, namun belum banyak tersedia dalam bentuk yang mudah dijangkau oleh publik yang lebih luas.

Urgensi buku ini tidak lepas dari kondisi yang lebih luas. Ekosistem gambut tropis, termasuk yang ada di Indragiri Hilir, selama ini belum banyak dipahami sebagai lahan pertanian yang memiliki potensi dan logikanya sendiri. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan ancaman perubahan iklim, tekanan terhadap lahan gambut justru semakin besar, sementara pengetahuan tentang cara mengelolanya secara bertanggung jawab masih belum tersebar luas.

Sebelum diskusi dimulai, Chloe, Caleb, dan Dylan, tiga fasilitator anak, membacakan Serial dari Indragiri Hilir: Pak Kelapa dan Tanah Gambut di hadapan peserta. Cerita tentang petani kelapa dan lahan gambut di Indragiri Hilir yang sederhana namun kaya makna itu disambut hangat oleh ruangan yang dipenuhi para praktisi filantropi, pendidikan, dan lingkungan. Momen ini kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Bapak Nurul Ihsan Fawzi, Operational Manager TJF, dan Bapak Indra Maulana, selaku perwakilan dari YBDA, kepada Bapak Rully Amrullah ((Plt.) Direktur Eksekutif PFI), Bapak Asep Hemdriana (Direktur Program Pendidikan Dompet Dhuafa), dan Bapak Dody Armando (Operational Manager TBN Indonesia), sebagai penanda resmi peluncuran buku.

Untuk memperluas diskusi tentang relevansi buku ini dalam ekosistem pendidikan Indonesia, TJF menghadirkan 3 (tiga) narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi dalam gelar wicaranya: Bapak Irsyad Zamjani, Ph.D., Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikdasmen, Ibu Dinda Sonaloka, Assistant Manager Tay Juhana Foundation, dan Bapak Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa. Dipandu oleh Bapak Isaac Munandar selaku CEO dan Co-Founder MAXY Academy, ketiganya mendiskusikan bagaimana pengetahuan lokal seperti praktik petani gambut di Indragiri Hilir dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran di kelas, sejalan dengan agenda Pembelajaran Mendalam yang digaungkan Kemendikdasmen.

Bapak Irsyad menegaskan bahwa, "...buku ini juga menjadi salah satu cara bagaimana Pembelajaran Mendalam itu diajarkan... tidak hanya menyajikan teori-teorinya, tapi bagaimana agar itu relate dengan kondisi sehari-hari itu dibuat dengan cerita, cerita real, evident based (berbasis bukti)." Sementara itu, Bapak Ahmad menilai bahwa, “kesan pertama saya, ini seperti gabungan antara ensiklopedia dengan komik... buku ini menurut saya sedikit banyak sudah mewakili keperluan generasi alfa dan generasi beta."

Memperkaya perspektif diskusi, Ibu Dinda juga turut menambahkan: "Pengetahuan yang sudah ada di kami itu sangat sayang kalau tidak bisa kita sebarkan, karena ilmu yang bermanfaat adalah apabila disebarluaskan... ini hanya merupakan step awal untuk rangkaian diseminasi riset-riset yang kami lakukan."

Di penghujung sesi, Bapak Isaac menutup diskusi dengan menyimpulkan bahwa, "[buku ini menjembatani banyak elemen] supaya [pengetahuan] itu tidak putus di generasi [mendatang]... [pengetahuan ini] bertumbuh, bukannya menghilangkan nilai-nilai yang ada, malah memperlengkap supaya nanti aksi-aksi yang dihasilkan itu tepat... ini bisa menjadi salah satu instrumen untuk masyarakat supaya mereka bisa kuat, berdaya, dan juga mampu untuk beradaptasi."

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong perhatian yang lebih serius terhadap pengelolaan gambut yang bertanggung jawab, sekaligus membuka ruang bagi pengetahuan lokal untuk menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna bagi generasi mendatang. Pada akhirnya, ketahanan pangan nasional perlu dibangun dari refleksi praktik dan kebutuhan lokal yang nyata.

Buku ilustrasi Serial dari Indragiri Hilir: Pak Kelapa dan Tanah Gambut dapat diakses secara gratis di sini, dan rekaman lengkap gelar wicara dapat ditonton di sini. Ikuti terus perkembangan riset, publikasi, dan kegiatan Tay Juhana Foundation seputar pertanian berkelanjutan dan pengetahuan lokal melalui Instagram dan LinkedIn kami!


Tay Juhana Foundation (TJF) adalah organisasi nirlaba yang mendukung pengelolaan lahan suboptimal secara berkelanjutan, dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan, ekonomi, dan sosial demi mendukung penghidupan masyarakat.

Informasi dan pertanyaan lebih lanjut dapat melalui:

Instagram: @tayjuhanafoundation

LinkedIn: Tay Juhana Foundation

Website: tayjuhanafoundation.org

Landmark Pluit Building-2nd Floor, Tower D6, RW.4, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14440

Phone: (021) 6603926
WhatsApp: +62 815 8855 584

Ikuti media sosial kami:
[object Object][object Object][object Object][object Object]

Kebijakan Privasi

Copyrights © 2026 Tay Juhana Foundation