Mewujudkan Ketahanan Pangan untuk Kemanusiaan Melalui Pertanian Berkelanjutan di Lahan Suboptimal
Dukung Kami

Populasi dunia di 2050

Orang tanpa akses makanan

Tentang Yayasan Kami

SIAPA KAMI

Tay Juhana Foundation (TJF) merupakan organisasi nonpemerintah nirlaba yang mengusahakan advokasi peralihan dan pengolahan lahan suboptimal menjadi lahan produktif menggunakan pendekatan yang berkelanjutan di aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.

APA YANG KAMI LAKUKAN

Wilayah penelitian Tay Juhana Foundation berlokasi di area perkebunan seluas 57.000 hektar yang berupa lahan datar, lahan rendah, lahan basah, dan lahan gambut di Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir, Riau.

DUKUNG KAMI

Kami terbuka dengan segala bentuk kolaborasi dan kerjasama, baik dari lembaga lokal maupun internasional. Berbagai jenis penelitian, teknologi, dan program pemberdayaan masyarakat selama dalam lingkup fokus utama kami.

Kita semua memiliki kemampuan untuk memberikan dampak bagi masa depan, dan kami sedang melakukan upaya tersebut.

Kami memiliki lebih dari 50 tahun pengalaman praktis dalam pengolahan berkelanjutan pada lahan rendah, lahan basah, dan lahan datar di Pulau Sumatra, Indonesia.

Strategi kami adalah dengan mengombinasikan pengalaman yang kami miliki dalam pengelolaan sistem manajemen air yang berdampak pada praktik pertanian berkelanjutan di lahan kami, dengan studi yang ilmiah dan kemitraaan strategis. Melalui pengetahuan yang ilmiah, kami berusaha membuat organisasi kami diakui dan dipercaya sebagai sumber informasi. Dengan berkolaborasi dengan pihak lain, kami melihat kesempatan untuk memberikan pengaruh yang signifikan.

Topik Kami

Sejalan dengan visi, misi, dan nilai – nilai kami, kami berkomitmen untuk mendalami topik – topik yang relevan sesuai dengan minat kami untuk mewujudkan cita – cita kami. Melalui diseminasi pengetahuan dari penelitian kami, bersama kita dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik.

KETAHANAN PANGAN

PERTANIAN

LAHAN SUBOPTIMAL

LANSKAP

PENGHIDUPAN

TATA PEMERINTAHAN

Update Terbaru

Sustainable Peatland Agriculture Is Not a Daydream

Sustainable Peatland Agriculture Is Not a Daydream

“Wetlands and peatlands in Central Kalimantan cover more than 900.000 ha. We have prepared 300.000 ha where 200.000 of it under the state enterprise,” Last week, the President of Indonesia decided that it is time to expand the rice production area to prevent food...

Can Peatland Agriculture Become Carbon Neutral?

Can Peatland Agriculture Become Carbon Neutral?

Peatland agriculture has sparked controversy for the last decades mainly due to its high number of carbon emissions compared to non-peat soil. In Indonesia, palm oil and rubber plantation have been dominating the peatland conversion into croplands. This practice...

Exploring the Moving Market in Pulau Burung District

Exploring the Moving Market in Pulau Burung District

It was almost evening when several wooden boats move closer to a humble deck in front of Manunggal Jaya Village's hall. This village lies in Pulau Burung District, also lies on the coastal part of Indragiri Hilir Regency in Riau. That afternoon, some people—which are...

Dukung Kami

Kami menyambut segala bentuk dukungan dan kerjasama dari pihak lain yang memiliki visi yang sama dan sejalan dengan kami.

Pelajari beberapa bentuk dukungan yang dapat kamu lakukan untuk berkontribusi.

Pelajari